{"id":2613,"date":"2021-01-19T20:32:27","date_gmt":"2021-01-19T13:32:27","guid":{"rendered":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/?p=2613"},"modified":"2021-01-19T20:32:30","modified_gmt":"2021-01-19T13:32:30","slug":"green-campus-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/green-campus-2\/","title":{"rendered":"Green Campus 2"},"content":{"rendered":"\n<p>Lingkungan Hidup dan Permasalahannya<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pencemaran Lingkungan Definisi :<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Menurut UU No.32\/2009 tentang Lingkungan Hidup : Masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan\/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia, sehingga melampaui baku mutu lingkungan hidup yang telah ditetapkan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Jenis pencemaran :<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>1.Pencemaran Tanah : keadaan di mana bahan-bahan asing, baik bahan organik maupun anorganik dari kegiatan manusia masuk dan mengubah lingkungan tanah alami.<\/p>\n\n\n\n<p>2.Pencemaran Udara : masuk atau dimasukkannya bahan-bahan atau zat-zat asing ke udara yang menyebabkan perubahan susunan\/komposisi udara dari keadaan normalnya.<\/p>\n\n\n\n<p>3.Pencemaran Air : pencemaran yang terjadi pada sumber air (danau, sungai, laut dan air tanah) oleh kegiatan manusia yang bisa membahayakan organisme dan tumbuhan yang hidup padanya.<\/p>\n\n\n\n<p>4.Masalah Limbah B3 : semua bahan\/senyawa baik padat, cair, maupun gas yang berpotensi merusak kesehatan manusia serta lingkungan akibat sifat-sifat fisik yang dimiliki senyawa tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sumber Pencemaran<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>1.Kegiatan rumah tangga dan perorangan : memasak, mencuci, mandi, buang air, konsumsi makanan dan minuman &#8211;> hasil limbahnya organik dan anorganik.<\/p>\n\n\n\n<p>2.Kegiatan industri : limbah tak terpakai dari bahan industri (= entropy) bisa mencemari lingkungan, di samping limbah dari pemrosesan bahannya.<\/p>\n\n\n\n<p>3.Kegiatan pertanian : pembukaan lahan (hutan), pengolahan lahan, pemeliharaan, panen, pasca panen.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pencemaran Tanah<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Bahan pencemar organik dengan mudah diurai oleh mikroorganisme tanah sehingga menjadi bahan yang mudah menyatu kembali dengan alam.<\/li><li>Bahan pencemar anorganik sangat sulit untuk diurai oleh mikroorganisme sehingga membutuhkan waktu yang sangat lama untuk hancur dan menyatu kembali dengan alam. \u2022 Contoh : sampah plastik baru hancur setelah 240 tahun jika ditimbun dalam tanah, sampah kaleng 100 tahun, sampah aluminium 500 tahun, sampah gelas\/kaca 1 juta tahun. (Miller, 1975) <br><br><strong>Penyebab Pencemaran Tanah :<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Kebocoran limbah cair atau bahan kimia industri atau fasilitas komersial<\/li><li>Penggunaan pestisida<\/li><li>Masuknya air permukaan tanah tercemar ke dalam lapisan sub-permukaan<\/li><li>Kecelakaan kendaraaan pengangkut minyak, zat kimia, atau limbah<\/li><li>Air limbah dari tempat penimbunan sampah serta limbah industri yang langsung dibuang ke tanah secara tidak memenuhi syarat (illegal dumping).<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Limbah B3<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Karakteristik :<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Mudah meledak <\/li><li>Mudah terbakar <\/li><li>Bersifat reaktif <\/li><li>Beracun<\/li><li>Penyebab infeksi <\/li><li>Bersifat korosif<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Industri penghasil limbah B3 (menurut International Standard for Industrial Classification (ISIC):<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Kayu dan rotan<\/li><li>Tekstil, pakaian, dan kulit<\/li><li>Makanan,minuman, dan rokok<\/li><li>Kertas dan alat tulis menulis<\/li><li>Farmasi, jamu, dan kimia dasar<\/li><li>Gelas, keramik, dan sejenisnya<\/li><li>Barang logam, elektronik, jam<br><br><strong>Mengurangi Sampah : 3R+<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>\u2022 Reduce (mengurangi)<br>\u2022 Reuse (penggunaan kembali)<br>\u2022 Recycle (daur ulang)<br>\u2022 + Rebuying (pembelian kembali) atau Replanting (penanaman kembali)<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sumber<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pembelajaran Pendidikan Karakter Telkom University<\/p>\n<div id=\"lucky-2662674691\" class=\"lucky-after-content lucky-entity-placement\"><script async src=\"\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-5605825534849002\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display:block;\" data-ad-client=\"ca-pub-5605825534849002\" \ndata-ad-slot=\"5317815257\" \ndata-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\n<script> \n(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); \n<\/script>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lingkungan Hidup dan Permasalahannya Pencemaran Lingkungan Definisi : Menurut UU No.32\/2009 tentang Lingkungan Hidup : Masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan\/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia, sehingga melampaui baku mutu lingkungan hidup yang telah ditetapkan. Jenis pencemaran : 1.Pencemaran Tanah : keadaan di mana bahan-bahan asing, baik bahan organik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-2613","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2613","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2613"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2613\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2618,"href":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2613\/revisions\/2618"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2613"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2613"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2613"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}