{"id":2403,"date":"2021-01-18T20:41:46","date_gmt":"2021-01-18T13:41:46","guid":{"rendered":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/?p=2403"},"modified":"2021-01-18T20:41:49","modified_gmt":"2021-01-18T13:41:49","slug":"bahasa-baku-dan-fungsinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/bahasa-baku-dan-fungsinya\/","title":{"rendered":"Bahasa Baku dan Fungsinya"},"content":{"rendered":"\n<p>Bahasa baku merupakan bahasa standar yang ditentukan berdasarkan kesepakatan para pengguna bahasa. Adapun fungsi bahasa baku adalah sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<p><br>1) Pemersatu bangsa<br>Bahasa baku dapat mempersatukan sekelompok pengguna bahasa menjadi satu kesatuan masyarakat yang dapat saling memahami. Dengan demikian, adanya bahasa baku dapat mempererat hubungan interaksi antarpenutur bahasa di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>2) Pemberi kekhasan<br>Bahasa baku menjadi kekhasan dari bahasa lainnya. Selain itu, kekhasan bahasa dapat dimaknai sebagai identitas bangsa. Identifikasi asal penutur bahasa dapat diketahui dari bahasa yang digunakannya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Pengaruh Bahasa Daerah<\/strong><\/td><td><strong>Bentuk Benar<\/strong><\/td><\/tr><tr><td>keuji<\/td><td>teruji<\/td><\/tr><tr><td>dilaporin<\/td><td>dilaporkan<\/td><\/tr><tr><td>kebuka<\/td><td>terbuka<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>3) Pembawa kewibawaan<br>Bahasa baku dapat menimbulkan efek wibawa terhadap penggunanya. Kita akan menilai seseorang dari bahasanya. Hal ini diperkuat oleh peribahasa bahwa \u201cBahasa itu menunjukkan karakter bangsa\u201d. Dengan demikian, semakin berbahasa baku, semakin pula kewibawaan itu melekat pada diri penutur tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>4) Penentu kerangka acuan<br>Bahasa baku sebagai penentu kerangka acuan, artinya bahasa baku sebagai patokan benar salahnya dalam penggunaan bahasa. Dengan demikian, dapat dijadikan alat evaluasi untuk kesalahan umum berbahasa Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber : <\/p>\n\n\n\n<p>Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud. 2016. <em>KBBI V 0.2.1 Beta (21)<\/em>. Jakarta: Kemdikbud.<\/p>\n\n\n\n<p>Depdiknas. 2005. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Bandung: Pustaka Setia.<\/p>\n\n\n\n<p>Puspandari, Dyas. 2009. <em>Modul Bahasa Indonesia<\/em>. Bandung: Tidak diterbitkan.<\/p>\n<div id=\"lucky-3428280621\" class=\"lucky-after-content lucky-entity-placement\"><script async src=\"\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-5605825534849002\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display:block;\" data-ad-client=\"ca-pub-5605825534849002\" \ndata-ad-slot=\"5317815257\" \ndata-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\n<script> \n(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); \n<\/script>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bahasa baku merupakan bahasa standar yang ditentukan berdasarkan kesepakatan para pengguna bahasa. Adapun fungsi bahasa baku adalah sebagai berikut. 1) Pemersatu bangsaBahasa baku dapat mempersatukan sekelompok pengguna bahasa menjadi satu kesatuan masyarakat yang dapat saling memahami. Dengan demikian, adanya bahasa baku dapat mempererat hubungan interaksi antarpenutur bahasa di Indonesia. 2) Pemberi kekhasanBahasa baku menjadi kekhasan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[345],"tags":[],"class_list":["post-2403","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-bindo-ltdv"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2403","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2403"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2403\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2408,"href":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2403\/revisions\/2408"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2403"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2403"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/luckytruedev.com\/learning\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2403"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}